Menuntaskan Kebijakan Satu Peta

Created on Thursday, 11 January 2018
Menghindari tumpang tindih dan konflik tata ruang, Kebijakan Satu Peta (KSP) terus dilakukan. Semua berharap KSP bisa diselesaikan tahun ini.

 

Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Hasanuddin Z Abidin optimistis seluruh integrasi IGT berskala 1:50.000 bisa rampung Agustus tahun ini. Dalam penyelesaikan KSP, Hasanuddin mengatakan pihaknya pada 2016 telah menyelesaikan integrasi 63 informasi geospasial tematik (IGT) untuk Kalimantan. Sementara tahun lalu, integrasi berhasil dirampungkan untuk Sumatra (82 IGT), Sulawesi (81 IGT), dan Bali-Nusa Tenggara (79 IGT). Namun KSP, menurutnya, masih menyisakan pekerjaan rumah, yaitu sinkronisasi dari berbagai peta tematik antara 19 kementerian dan lembaga (K/L). 

“Tahun depan akan kita selesaikan untuk Jawa, Maluku, dan Papua. Setelah semua terintegrasi dan tersinkronisasi, maka pekerjaan selanjutnya adalah pelaksanaan skema berbagi-pakai IGT sebagai hasil produk Perpres No 9/2016 melalui Jaringan Infrastruktur Geospasial Nasional (JIGN). Skema ini penting karena pemerintah pusat dan daerah dapat saling mengakses informasi geospasial untuk perencanaan dan pengeloaan tata ruang,” papar Hasanuddin akhir tahun lalu.

 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 73 Januari 2018

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia