Marsdya TNI FH Bambang Soelistyo, Vitamin dan Pujian

Created on Friday, 30 January 2015
 “Kalau makan, ya tetap seperti biasa. Saya ini kan prajurit, sudah terbiasa dengan kondisi begini, tidur tidak teratur dan bisa lama tidak pulang ke rumah"

 

Tragedi jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501 pada 28 Desember 2014 membuatnya semakin sibuk. Ia pun menjadi sosok yang paling diburu wartawan. Tak heran bila kemudian namanya menghiasi berita utama surat kabar setiap hari. Wajahnya pun selalu muncul di televisi. 

Itulah Marsdya TNI FH Bambang Soelistyo. Selama proses pencarian dan evakuasi korban musibah Air Asia, meski selalu diberondong pertanyaan oleh wartawan, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) ini tetap lugas dan sabar menjawab setiap pertanyaan awak media. Di lapangan, sebagai pemegang komando, Bambang pun telah menjalankan perannya dengan sangat baik. 

Ketika berbagai pihak, termasuk sejumlah tokoh dunia menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Tim SAR Indonesia menemukan puing pesawat dan jasad kor-ban dalam waktu kurang dari tiga hari, itu adalah pujian yang layak di-sandang Bambang dan seluruh tim. Pria kelahiran Yogyakarta, 58 tahun lalu ini mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah kerja keras tim yang all out mengupaya-kan pencarian. 

Surat kabar asing yang juga menyoroti tragedi Air Asia, mengulas kerja Tim SAR_In-donesia dan memuji keberhasilan tim yang dipimpin Bambang ini. Dunia internasional memuji Tim SAR Indonesia sebagai tim yang terlatih dan terbaik.

“Kami semua ingin operasi (pencarian) Air Asia sukses dalam waktu cepat. Tetapi kondisi di lapangan kadang tidak memungkinkan. Tetapi karena kami bersemangat dan saling mendukung, kesulitan dan kendala yang ada pun tidak dirasakan. Saya tidur kurang dari dua jam setiap hari selama operasi Air Asia ini. Hal itu mungkin juga dialami anggota tim lainnya. Operasi ini adalah tanggung jawab. Kami melakukannya dengan sepenuh hati,” kata Bambang. 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 38

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia