Tidak Bisa Maju Tanpa Riset

Created on Wednesday, 08 October 2014

Tidak ada negara yang bisa maju tanpa penelitian dan tanpa lembaga penelitian yang baik

Beberapa kali semua peneliti yang hadir di auditorium Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tertawa serentak. Kalimat-kalimat yang dilontarkan dengan polos oleh Joko Widodo (Jokowi) membuat suasana kuliah umum dalam rangkaian seminar sehari, sore itu lebih “hidup”.

 “Saya baru tahu kalau LIPI ini berada langsung di bawah presiden. Saya juga baru tahu, kalau anggaran riset kita itu besar juga ya,” kata Jokowi dalam kuliah umum di LIPI, Jakarta, pertengahan September. 

Dalam berbagai kesempatan, saat memberi kuliah umum Jokowi acapkali menegaskan, pemerintahannya akan lebih memperhatikan bidang penelitian. Begitu pun pada kuliah umum di LIPI sore itu. 

“Tidak ada negara yang bisa maju tanpa penelitian dan tanpa lembaga penelitian yang baik, yang mempunyai kemampuan mumpuni di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, saya ingin nantinya semua hasil riset dari LIPI maupun lembaga lainnya, langsung diserahkan kepada saya. Tidak usah melalui Mendiknas atau Menristek. Tidak perlu birokrasi yang berbelit-belit. Saya tidak suka yang ruwet dan sangat birokratis, saya mau yang simpel saja,” kata Jokowi.

Ayah dari tiga anak ini mengatakan peme-rintahan Jokowi-Jusuf Kalla akan mendorong agar kegiatan riset semakin berkembang sehingga membuahkan hasil yang makin menempatkan Indonesia sebagai negara yang maju di bidang Iptek. Meski belum bisa menaikkan anggaran riset hingga mencapai angka ideal, yakni 1% dari PDB atau sekitar Rp 80 triliun per tahun, Jokowi berjanji akan melipatgandakan anggaran riset dari angka saat ini yang berkisar Rp 10,4 triliun.

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 34

 

 

 

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia