Kualitasnya Sudah Bagus

 

Saat pertama kali saya melihat dan membaca Majalah Sains Indonesia, cukup surprise. Saya melihat secara kualitas tampilan maupun isinya sudah bagus, tidak kalah dari National Geographic yang merupakan majalah yang sudah mendunia. 

Penyajiannya cukup ringan, hanya saja materinya tidak ada yang cocok untuk anak-anak. Yang bisa menikmati konten Majalah Sains Indonesia menurut saya lebih cocok untuk kalangan mahasiswa dan dewasa. Kalau untuk anak Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih ketinggian materi kontennya.

Sebagai perbandingan pada National Geographic, di mana kami langganan untuk anak-anak didik kami, gambar-gambar yang disajikannya disukai oleh anak-anak. Materi yang disajikan juga bagus untuk suplemen gurunya. Saya berharap Majalah Sains Indonesia ke depan bisa menyediakan konten yang disukai anak-anak. 

Satu hal lagi, kok gaungnya nggak sampai ke daerah ya. Kami tinggal di Wonosobo tidak tahu informasi mengenai majalah ini. Saya kebetulan melihatnya di Yogyakarta. Sama halnya kami susah menemukan Majalah Tempo dan Gatra yang hanya ada di kota besar, seperti Semarang dan Yogyakarta.

Yayuk Sri lestari 
Kepala SMPIT INSAN MULIA 
Jl. Legong Pagerkukuh 
Wonosobo - 56311

Rubrik Figur Menginspirasi

 

Saya baca Majalah Sains Indonesia di toko buku Gramedia Bogor. Kalau tidak salah, beberapa edisi sebelumnya terdapat rubrik figur. Tetapi belakangan ini di beberapa edisi tidak ada rubrik figur tersebut. Padahal, menurut saya, itu bisa memberi inspirasi bagi pembaca. 

Selain menambah wawasan tentang sains, kita juga mendapatkan informasi inspiratif  dari majalah ini. Jadi ada warna lain bagi pembaca. Karena informasi yang disampaikan tidak semuanya tentang sains.

Terima kasih.

Mufidah Hairani
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Komplek KPP IPB Babakan No 30, 
Bogor Tengah, Jawa Barat.

Cara Berlangganan MSI untuk Jawa Tengah

 

Saya mau berlangganan Majalah Sains Indonesia. 
Bagaimana caranya? Saya beralamat di Demak, Jawa Tengah.

Terima kasih atas informasinya.

Achmad Machin
( This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

Terima kasih atas kepercayaannya untuk berlangganan Majalah Sains Indonesia.
Silakan dipilih paket berlangganan berikut ini:

-    Paket A: Berlangganan 3 bulan bayar di muka (3 edisi) Rp. 80.000.
-    Paket B: Berlangganan 6 bulan bayar di muka (6 edisi) Rp. 160.000.
-    Paket C: Berlangganan 12 bulan bayar di muka (12 edisi) Rp. 300.000.
Biaya kirim untuk wilayah Demak, Jawa Tengah sebesar Rp 192.000 (selama 12 bulan).
Sertakan juga alamat lengkap pengirim.

Pembayaran melalui bank: BNI Cabang Bogor atas nama PT. Sarana Komunikasi Utama No. Rek. 0329773456. 
Bukti pembayaran dikirim melalui faks ke: 0251-7550470 atau diemail ke: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. .
Setelah kami menerima bukti transfer pembayaran, majalah segera dikirimkan.
Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi bagian Sirkulasi di 0251-7550470, 0896 9061 3363 

Redaksi

Bahasa yang Lebih Mudah Dimengerti

 

Saya secara kebetulan membaca Majalah Sains Indonesia saat mengunjungi seorang teman di kantor Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta Timur, sekitar pertengahan Januari 2015. Sepintas, tampilan dan isi majalah ini menarik dan bagus. Setelah membaca beberapa artikel, di rubrik pertanian, saya mulai mengerutkan dahi. 

Bagi saya, orang awam yang tidak setiap hari berkutat dengan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) maupun pertanian, cukup sulit memahami artikel tersebut. Saya juga minta pendapat pada anak saya, mahasiswa semester akhir di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta, yang kebetulan menemani saya waktu itu. Anak saya sependapat, bahwa bahasa yang digunakan di majalah ini belum gampang dimengerti oleh kalangan awam. 

Majalah ini sebenarnya unik. Saya tertarik untuk berlangganan. Sebagai pembaca yang baik, saya ingin memberi masukan. Bahasa di majalah ini supaya disederhanakan, lebih umum, sehingga lebih mudah dipahami masyarakat awam. 
Demikian masukan saya, semoga bermanfaat.

Wahyu Kusumadewi 
(pernah bekerja di bagian publik/goverment relations lembaga donor internasional)
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Asupan Kalsium dan Vitamin D Anak Indonesia Rendah

Suka Artikel Wisata Raja Ampat

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia