Membangkitkan Kemajuan Sains Indonesia

Saya membaca Majalah Sains Indonesia mulai dua edisi terakhir. Saya sangat  mengapresiasi hadirnya MSI. Ini merupakan majalah yangg bisa dijadikan sebagai salah satu acuan dalam mengikuti perkembangan sains di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya.

Sebagai institusi penyedia layanan bahan bacaan, saya merekomendasikan MSI untuk menjadi salah satu majalah koleksi di perpustakaan sehingga para pemustaka yang hadir di perpustakaan dapat menikmati sajian MSI.

Karena MSI akan dijadikan acuan/rujukan para pemustaka, saya berharap pihak manajemen MSI mampu menyajikan informasi yang valid dan kedibel, dengan penyajian yang berimbang dari berbagai nara sumber.

Semoga ke depan MSI akan semakin tampil menarik para pembaca/pemustaka. Dan, pada gilirannya bisa turut serta membangkitkan kemajuan sains dan teknologi di Indonesia.  Termasuk juga meningkatkan eksistensi dan kapasitas SDM Indonesia.

 

Siti Chaerijah Aurijah SPd MPd

Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Depok

Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Usul Info Sains Terkini

Saya  membaca Majalah Sains Indonesia edisi September. Tampilannya keren dan menarik. Isinya banyak mengupas sains dan penerapannya. Terutama dari hasil litbang dan perguruan tinggi  dalam negeri. Tapi, saya belum melihat majalah ini mengupas perkembangan iptek terkini di level internasional.

Oleh karena itu, saya usul kiranya majalah ini juga  memberi tempat  perkembangan iptek-iptek modern dari luar.  Ini penting agar pengetahuan kita bisa update dengan kondisi global. Dari sini kita juga bisa mengetahui dimana posisi iptek kita nberada dalam peta perkembangan iptek internasional.

Di luar itu, saya berharap majalah Sains Indonesia  tidak hanya menarik dilihat. Tapi, juga lebih enak dan perlu untuk dibaca. Kualitas dan kredibilitas isi majalah perlu dijaga agar bisa menjadi rujukan pembaca, khususnya masyarakat pencinta ilmu.

Terima kasih, semoga  Majalah Sains Indonesia bisa tambah keren lagi...

 

Muhammad Rizal Arsyad

Dosen dan Alumni S-2 Teknik Sipil  Universitas Gunadarma Depok

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Saya Suka

 

Saya baru mulai membaca Majalah Sains Indonesia edisi Agustus 2015. Kesan pertama, melihat sampulnya saja, wah bagus dan saya suka dengan majalah ini. Lalu, setelah sekilas membaca semua rubriknya, menurut saya bagus juga. Ada rubrik yang serius, tapi ada juga yang ringan. 

Sebagai pembaca baru, saya langsung suka pada majalah ini. Namun, saya juga punya usulan untuk Majalah Sains Indonesia. Bagaimana kalau lebih banyak menampilkan rubrik yang informatif, se-perti tentang keunikan dan fenomena langka yang terjadi di dunia? 

Meskipun majalah ini sepertinya ingin menonjolkan yang serba Indonesia, menurut saya, penting juga pembaca mengetahui hal-hal menarik yang ada di dunia. Memang akan lebih bagus lagi kalau keunikan dan fenomena langka tersebut terjadi di Tanah Air. 

Terima kasih, semoga masukan ini bermanfaat. 

Fitriana 
Alumni Fisipol Universitas Gadjah Mada
Jalan Balap Sepeda X No 27, Kelurahan Jati, Rawamangun, Jakarta Timur

Menarik dan Informatif

 

Saya pembaca baru Majalah Sains Indonesia sejak edisi Maret 2015. Meskipun begitu, saya sudah bisa menikmati rubrik-rubrik yang disajikan majalah ini. Menurut saya, apa yang disajikan cukup menarik dan sangat informatif.

Ada satu tulisan yang sangat berkesan bagi saya. Mengenai Pulau Sebatik, yang dimuat di rubrik Jejak Nusantara edisi Juni 2015. Tulisan itu sederhana, tetapi penuh makna. Bahwa ternyata ada pulau di wilayah perbatasan yang memiliki keunikan yang benar-benar berbeda dan tidak bisa ditemukan di wilayah lain.

Saya sebagai pembaca menjadi tahu tentang minimnya tanda batas wilayah Republik Indonesia dengan negara lain, Tentang adanya satu rumah penduduk yang berada di dua wilayah negara. Ini unik dan menarik. 

Saya berharap tulisan seperti tentang keunikan di Pulau Sebatik itu dapat terus dipertahankan di Majalah Sains Indonesia. Sebab, negeri kita ini sangat kaya dengan berjuta pesona yang unik yang sulit dicari tandingannya. 

Sukses selalu untuk Majalah Sains Indonesia. 

Salam kenal

Maya Siahaan 
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Kualitasnya Sudah Bagus

 

Saat pertama kali saya melihat dan membaca Majalah Sains Indonesia, cukup surprise. Saya melihat secara kualitas tampilan maupun isinya sudah bagus, tidak kalah dari National Geographic yang merupakan majalah yang sudah mendunia. 

Penyajiannya cukup ringan, hanya saja materinya tidak ada yang cocok untuk anak-anak. Yang bisa menikmati konten Majalah Sains Indonesia menurut saya lebih cocok untuk kalangan mahasiswa dan dewasa. Kalau untuk anak Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih ketinggian materi kontennya.

Sebagai perbandingan pada National Geographic, di mana kami langganan untuk anak-anak didik kami, gambar-gambar yang disajikannya disukai oleh anak-anak. Materi yang disajikan juga bagus untuk suplemen gurunya. Saya berharap Majalah Sains Indonesia ke depan bisa menyediakan konten yang disukai anak-anak. 

Satu hal lagi, kok gaungnya nggak sampai ke daerah ya. Kami tinggal di Wonosobo tidak tahu informasi mengenai majalah ini. Saya kebetulan melihatnya di Yogyakarta. Sama halnya kami susah menemukan Majalah Tempo dan Gatra yang hanya ada di kota besar, seperti Semarang dan Yogyakarta.

Yayuk Sri lestari 
Kepala SMPIT INSAN MULIA 
Jl. Legong Pagerkukuh 
Wonosobo - 56311

Rubrik Figur Menginspirasi

 

Saya baca Majalah Sains Indonesia di toko buku Gramedia Bogor. Kalau tidak salah, beberapa edisi sebelumnya terdapat rubrik figur. Tetapi belakangan ini di beberapa edisi tidak ada rubrik figur tersebut. Padahal, menurut saya, itu bisa memberi inspirasi bagi pembaca. 

Selain menambah wawasan tentang sains, kita juga mendapatkan informasi inspiratif  dari majalah ini. Jadi ada warna lain bagi pembaca. Karena informasi yang disampaikan tidak semuanya tentang sains.

Terima kasih.

Mufidah Hairani
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Komplek KPP IPB Babakan No 30, 
Bogor Tengah, Jawa Barat.

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia